Buka jam 08.00 s/d jam 16.30 , Sabtu- Minggu libur
Beranda » Artikel Terbaru » Ketahui Lebih Dini Tentang Gula Darah

Ketahui Lebih Dini Tentang Gula Darah

Diposting pada 8 April 2018 oleh AlkesSAS

Apa itu gula darah?

Gula darah adalah bahan bakar tubuh yang dibutuhkan untuk kerja otak, sistem saraf, dan jaringan tubuh yang lain. Gula darah yang terdapat di dalam tubuh dihasilkan oleh makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak.

Lalu Berapa Kadar Normal Gula Darah?

Kadar gula darah normal tidak selalu sama, tergantung kapan tes yang Anda jalani dan kondisi tubuh Anda. Hal seperti mengkonsumsi alkohol atau kafein bisa mempengaruhi. Berikut ini adalah nilai normalnya. Namun ini hanyalah perkiraan saja karena tiap laboratorium memiliki patokan yang berbeda-beda.

  • Jika Anda melakukan tes dua jam setelah makan, maka normalnya adalah kurang dari 140 mg/dL atau 7.8 mmol/L. Angka ini berlaku pada kalangan yang berusia di bawah 50 tahun. Bagi mereka yang berusia 50-60 tahun, kadar normalnya adalah kurang dari 150 mg/dL atau 8.3 mmol/L. Jika Anda berusia 60 tahun ke atas, maka kadar normalnya adalah 160 mg/dL atau 8.9 mmol/L.
  • Jika Anda melakukan tes gula darah yang mengharuskan puasa, maka normal gula darah Anda dapat berada kurang atau sama dengan 100 mg/dL atau 5.6 mmol/L.
  • Jika Anda melakukan tes gula darah acak, maka hasilnya tidak bisa disamakan. Hasilnya tergantung dari kapan dan apa yang Anda makan sebelum menjalani tes. Namun umumnya kadar normal gula darah berada di angka 80-120 mg/dL atau 4.4-6.6 mmol/L (jika melakukan tes sebelum makan atau setelah bangun tidur). Jika melakukan tes pada waktu ingin tidur, maka angka normal adalah 100-140 mg/dL atau 5.5-7.7 mmol/L.
  • Jika Anda menjalani tes hemoglobin untuk gula darah, maka kadar normal adalah kurang dari atau sekitar 7 persen.

Kadar gula darah dapat dibagi menjadi 2, yaitu tinggi (Hiperglikemia) dan rendah (Hipoglikemia). Kedua kondisi tersebut tidak bagus untuk kesehatan tubuh kita. Maka dari itu nilainya harus berada dalam kondisi normal agar kinerja organ-organ tubuh tidak terganggu dan normal.

Salah Satu Alat Cek Gula Darah

Apa yang Terjadi Jika Gula Darah Terlalu Tinggi?

Kadar gula darah Anda dikatakan terlalu tinggi jika melebihi angka 200 mg/dL. Dalam ilmu medis disebut hiperglikemia.

Hiperglikemia terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup insulin maupun akibat resistensi insulin, yaitu hormon yang dilepas oleh pankreas. Insulin merupakan hormon yang berfungsi menyebarkan gula dalam darah ke seluruh sel-sel tubuh untuk kemudian diproses menjadi energi.

Kebanyakan kondisi ini dialami oleh penderita diabetes yang tidak bisa menjalani gaya hidup sehat, misalnya terlalu banyak makan, kurang berolahraga, atau lupa mengkonsumsi obat diabetes atau terapi  insulin. Kondisi lain yang menyebabkan hiperglikemia pada penderita diabetes adalah:

  • Stres
  • Mengkonsumsi obat-obatan steroid
  • Sedang menjalani operasi
  • Sedang terinfeksi penyakit tertentu

Orang normal yang tidak menderita diabetes juga bisa terkena hiperglikemia, terutama jika orang tersebut  sedang menderita sakit berat.

Tanda-tanda seseorang mengalami hiperglikemia adalah badan terasa lelah, nafsu makan menggila, bobot tubuh berkurang, sering merasa haus, dan sering buang air kecil.

Jika kadar gula darah melebihi 350 mg/dL, akan mengalami gejala seperti perasaan mudah gelisah, tingkat kesadaran menurun, sangat kehausan, penglihatan tidak jelas, dan pusing. Perubahan pada kondisi kulit juga dapat terlihat, seperti memerah, kering, dan terasa panas.

Selain menderita hal-hal tersebut, terutama yang tidak pernah mendapat pengobatan, juga bisa menyebabkan bahaya serius seperti ketoasidosis diabetik atau sindrom diabetes hiperosmolar.

Selain itu, seseorang juga bisa mengalami infeksi pada gigi dan gusi, masalah kulit, osteoporosis, gagal  ginjal, kerusakan saraf, kebutaan, dan penyakit kardiovaskular.

Apa yang Terjadi Jika Gula Darah Terlalu Rendah?

Gula darah terlalu rendah atau hipoglikemia terjadi ketika kadar gula darah seseorang berada di bawah 70 mg/dL. Kondisi ini juga umum terjadi pada penderita diabetes. Efek samping dari obat-obatan yang digunakan untuk mengobati diabetes bisa menurunkan kadar gula darah secara berlebihan.

Insulin pada penderita diabetes umumnya tidak berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, penderita diabetes diharuskan melakukan terapi insulin atau mengkonsumsi obat-obatan yang bisa menurunkan gula darah. Sayangnya, karena dikonsumsi terlalu banyak, insulin atau obat anti-diabetes bisa membuat gula darah turun drastis.

Hipoglikemia akan cepat terjadi jika insulin atau obat anti-diabetes tidak diiringi oleh asupan makanan yang cukup atau justru tidak makan sama sekali. Olahraga yang berlebihan juga bisa memicu kondisi ini.

Kondisi ini juga bisa dialami oleh kalangan yang bukan penderita diabetes. Beberapa penyebab yang mungkin memicu hipoglikemia, antara lain:

  • Terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol
  • Mengidap penyakit kritis tertentu, seperti hepatitis, anoreksia nervosa, atau tumor langka pada pankreas
  • Kekurangan hormon tertentu
  • Mengkonsumsi obat anti-diabetes milik orang lain atau obat seperti quinine

Jika kadar gula darah seseorang rendah, tubuh akan lemas dan tidak bertenaga. Tanda-tanda yang bisa dirasakan adalah kulit berubah pucat, berkeringat, kelaparan, kelelahan, jantung berdebar, kesemutan di area mulut, gelisah, dan mudah marah . Dampak yang akan dialami ketika terlalu rendah (di bawah 40 mg/dL), antara lain:

  • Bicara yang melantur
  • Sulit untuk berkonsentrasi
  • Tidak mampu berdiri atau berjalan
  • Otot berkedut
  • Kejang
  • Stroke
  • Koma
  • Meninggal

Mari Cek Gula Darah Anda

Cara untuk mengetahuinya adalah dengan melakukan tes darah. Tes ini berguna untuk memonitor kadar gula darah dalam tubuh Anda agar tidak keluar dari batas normal.

Tes gula darah bisa dilakukan di rumah dengan memakai alat tes gula darah. Anda juga bisa melakukan tes gula darah di rumah sakit. Ada beberapa jenis tes gula darah yang bisa dilakukan:

  • Tes gula darah yang mengharuskan Anda puasa. Anda diharuskan puasa delapan jam sebelum pengambilan sampel darah. Tes ini sering dipakai untuk mendiagnosis pradiabetes dan diabetes.
  • Tes toleransi glukosa oral (TTGO). Dalam tes ini Anda akan diberikan glukosa dalam jumlah tertentu dan dua jam kemudian, kadar gula dalam darah Anda akan diperiksa.
  • Tes hemoglobin A1c atau glikohemoglobin. Tes ini dilakukan untuk mengetahui kadar gula darah yang berada pada sel darah merah. Hasil tes ini dapat memberi informasi mengenai kadar gula Anda selama 2-3 bulan terakhir. Tes ini memudahkan dokter untuk mengubah obat-obatan diabetes seseorang jika diperlukan. Tidak seperti sebelumnya, Anda tidak perlu menjalani persiapan khusus untuk melakukan tes ini.
  • Tes gula darah acak. Tes ini bisa dilakukan kapan saja. Kadar gula darah bisa bervariasi tergantung makanan seseorang dan kapan terakhir kali mengkonsumsi makanan sebelum tes dilakukan. Oleh karena itu, Anda tidak perlu melakukan persiapan khusus sebelum tes dilakukan. Karena sifatnya yang tidak mengenal waktu, pengujian ini dianggap sangat berguna karena umumnya kadar gula darah pada orang sehat tidak berbeda jauh sepanjang hari. Jika kadar gula darah Anda berbeda secara signifikan, maka mungkin ada masalah kesehatan. Selain di rumah sakit, tes ini juga bisa dilakukan di rumah memakai alat tes gula darah.

Konsultasikan kepada dokter tes apa yang cocok untuk Anda jalani. Tanyakan pula kepada dokter mengenai risiko atau hal-hal lainnya yang berkaitan dengan tes tersebut.

Pastikan Anda mencatat tanggal tes dan hasilnya. Perhatikan pula apa saja yang Anda konsumsi atau aktivitas yang dilakukan sebelum menjalani tes itu. Dengan rutin mengecek tes gula darah dan menjalani hidup sehat, Anda bisa terhindar dari efek negatif dari tinggi atau rendahnya kadar gula dalam darah.

 

Bagikan informasi tentang Ketahui Lebih Dini Tentang Gula Darah kepada teman atau kerabat Anda.

Ketahui Lebih Dini Tentang Gula Darah | Alat Cek Gula Darah | Cek Asam Urat | Pengukur Kolesterol

Belum ada komentar untuk Ketahui Lebih Dini Tentang Gula Darah

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Sidebar Kiri
Kontak
Sidebar Kanan